I cant to understand about you honey

October 15, 2007

Domain Name Server

Filed under: Komputer Stuff

Domain Name Server atau yang disingkat dengan DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan
informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk data tersebar
(distributed database) di dalam jaringan komputer. Dengan DNS, suatu alamat IP dapat
dialamatkan ke dalam nama host dan nama domain yang lebih mudah diingat manusia.

Coba bayangkan, jika Anda harus
membuka suatu situs (google misalnya)
dengan menghapalkan alamat
IP-nya adalah 66.249.89.99 untuk membuka
situs itu. Tentu akan lebih mudah bagi
kita untuk menghapal dengan nama www.
google.com daripada 66.249.89.99.
Dahulu sebelum diperkenalkannya DNS
sebagai suatu system untuk pengalamatan
alamat IP ke dalam suatu nama domain, setiap
komputer di jaringan komputer menggunakan
fi le HOST.TXT untuk memetakan
alamat IP ke nama domain. Namun setelah
pengguna Internet semakin banyak, penggunaan
fi le HOST.TXT ini tidak lagi efektif,
karena setiap pengguna harus selalu mengupdate
fi le HOST.TXT setiap ada penambahan
atau perubahan nama domain baru di
dalam jaringan.
Berangkat dari problem itu, maka dibutuhkan
sebuah sistem yang bisa mengganti
alamat host hanya di satu tempat, host lain
akan mempelajari perubahan tersebut secara
dinamis. Dan sistem inilah yang kemudian
dikenal dengan nama DNS.
DNS ditemukan oleh Paul Mockapetris
pada tahun 1983. Spesifi kasi asli muncul di
RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan
RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update
terhadap spesifi kasi DNS. Hal ini membuat
RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa
RFC terkini telah memproporsikan
beberapa tambahan dari protokol inti DNS.
Pada Artikel ini, penulis akan menjelaskan
prinsip kerja dari DNS. Untuk mempermudah,
penulis akan menjelaskan cara
setting DNS Server untuk jaringan lokal.

Instalasi BIND
Sebelum dapat memulai konfi gurasi DNS,
Anda harus menginstalasikan paket BIND
terlebih dahulu. Biasanya paket BIND sudah
dipaketkan pada setiap distro Linux.
Pada saat penulisan artikel ini, penulis mencobanya
pada distro Fedora Core 4. Untuk
pengguna distro lainnya, Anda tinggal menyesuaikan
langkah instalasi BIND sesuai
dengan distro yang Anda gunakan.
Untuk menginstalasikan paket BIND di
Fedora Core 4, Anda dapat menginstalasikannya
dengan menggunakan Add/Remove Applications,
lalu klik Detail pada bagian DNS
Name Server. Cek semua paket yang ada pada
group tersebut, Close, lalu klik Update. Cara
lainnya Anda dapat menginstalasikan paketpaket
rpm BIND yang ada pada CD Fedora
Core dengan menggunakan pe rintah RPM.
Jika Anda ingin menginstalasikan dari
Source Code, download terlebih dahulu paket
BIND dari situs http://www.isc.org. Versi
BIND terakhir yang bisa di-download dari
situs tersebut adalah BIND 9.3.1

Code:

$ wget -c ftp://ftp.isc.org/isc/
bind9/9.3.1/bind-9.3.1.tar.gz

Ekstrak fi le source tersebut, dan lakukan
kompilasi

Code:

# tar -xzvf bind-9.3.1.tar.gz
# cd bind-9.3.1
# ./configure –prefix=/usr/
local/named
# make
# make install
# adduser -d /var/named -s /bin/
false named

Untuk kebanyakan pengguna Linux, paket
BIND yang ada di dalam distro sudah
cukup untuk memenuhi kebutuhan. Jadi
kalau tidak terlalu dibutuhkan untuk instalasi
lewat source, disarankan untuk menggunakan
paket BIND yang sudah ada di
distro saja.
Setting BIND
File-fi le yang harus diperhatikan untuk
mengkonfi gurasikan BIND, antara lain:
1. /etc/resolv.conf: (berisi alamat domain
atau alamat IP dari name server).
2. /etc/named.conf (berisi keterangan letak
dan jenis database yang dibutuhkan oleh
BIND).
3. /var/named/named.ca: (berisi informasi
data yang berada dalam domain root,
yang akan dipergunakan name server
jika ada resolver yang akan meminta
nama domain diluar nama domain lokal).
4. /var/named/named.local: (berisi alamat
loopback untuk alamat ke diri sendiri
dengan alamat 127.0.0.1).

Persiapan setting domain baru
Dalam studi kasus kali ini, kita akan membuat
domain baru untuk DNS Server dan
mail server, ftp server, http server, dengan
data sebagai berikut:
Nama Domain : example.com
Nama DNS Server : ns.example.com
IP DNS Server : 192.168.2.1
Nama Mail Server : mail.example.com
Nama HTTP Server : www.example.com
Nama FTP Server : ftp.example.com

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://sherayusuf.blogsome.com/2007/10/15/domain-name-server/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham